Pages

Kamis, 22 September 2016

Relevansi Al Qur’an dan Gad Get 4 -114 (1) by Ustad Santoso Dakwah Komedi Kantoran




“ Ustad sekarang  ini  yang  gandrung HP bukan hanya remaja”
“ Maksudmu…?”
“Para bapak dan ibu sepertinya tidak bisa lepas dari alat komunikasi canggih itu..?”
“Emang kamu punya datanya..?”
“ Ala ustad nggak usah terlalu ilmiah..?”
“Orang modern kan selalu berbicara  ilmiah data fakta dan..kenyataan..”
“Ala mbelgedes ustad orang modern ngomong fakta data dll juga masih senang membuat kerusakan…!”
“Ya kayaknya kamu bener…tapi ngomong tentang HP tadi apa buktinya, kalau orang tuanya remaja itu juga gandrung HP..?”

Kamis, 24 Maret 2016

Prophetic Leadership: Rasulullah Said, Repair Your Self!


"Not a word does he utter but there is a sentinel by him, ready (to note it)". Al Qaaf 18

Kank Hari Ustadz Asian HRD Motivator  .
In a trip with a group of good friends, Rosulullah plans to cut a goat for a meal together.
One of them said: "I will slaughter", others say anyway "I'm the cook" each other want to get involved to work together to prepare a meal eaten together.
Muhammad himself did not stay silent, he said: 'So my job is to collect firewood ".
The Companions in unison said: "A number of us quite a lot to work on all the affairs, O rosulullah, so let us just do the work".
Muhammad replied: "I know it. However, I am not happy privileging myself over you. Tell the truth  God hates servant privileging himself against his brother ". Furthermore Rosulullah collect firewood and carry with hand own. (Kahl -al - Bashar)
"Every one is tested by life, but only a few extract strenght and wisdom from their most trying experiences. They're the ones we call leaders ". Warren G Bennis and Robert J Thomas

Jumat, 25 Desember 2015

MEMPERKECIL RESIKO “KESIALAN’ DI MASA DEPAN


Sesungguhnya yang paling mulia diantara kalian dihadapan  Allah adalah yang paling bertakwa diantara kaliam ( Qs al  Hujarat 13)

Dari ayat tersebut manusia yang bertakwa memiliki potensi percepatan  kemuliaan dikeranakan kemampuannya dalam melakukan lompatan keyakinan. Mengapa bisa demikian ..?

Karena orang yang bertakwa (muttaqin) selalu berupaya untuk lebih mendahulukan kemuliaan perilaku, etika moral, berpikiran positif, berbaik sangka dan peka terhadap kondisi lingkungan. Perilaku inilah yang mengantarkan manusia bersangkutan untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan  dimanapun  dia berada .Sehingga kehadirannya dapat diterima disemua lingkup masyarakat yang dapat meningkatkan relasi persaudaraan sehingga menghasilkan peluang kesempatan dan kepercayaan dari masayarakat sekitar sehingga dapat mendatangkan kesuksesan dan keberuntungan.

Minggu, 24 Mei 2015

Sukses Hanya Milik Mereka yang Berusaha

Diriwayatkan oleh Aisyah ra,Bahwa Rosullullah SAW bersabda. “Yang paling cepat diantara kalian yang bertemu dengan ku adalah  kalian yang paling panjang uluran tangannya”
 
Kemudian Aisyah ra melanjutkan, “lalu kami sama sama mengulurkan tangan untuk mengetahui siapa yang paling panjang uluran tangannya. Ternyata Zainab  yang paling panjang uluran tangannya, sebab dia bekerja dengan tangannya dan bersedekah dengan tangannya pula”. HR Bukhari

Minggu, 03 Mei 2015

Direktur Turun Kebawah (Turun ke Bawah) Bukan Sekedar Pencitraan

Islamic Value :  Al Husain kecil setiap malam mengamati secara cermat atas perilaku  sang bunda Fatimah RA yang selalu berdo’a  setelah selesai sholat untuk keselamatan muslimin dan muslimat ,sementara itu beliau tidak mengucap sepatah katapun untuk kepentingan dirinya .

Lalu Husain pun bertanya:” Wahai bunda,mengapa engkau tidak memohon sesuatu pun buat dirimu ,sebagaimana engkau memohon untuk orang lain”.

Sambil tersenyum Fatimah RA menjawab :”Wahai ananda kita harus memikirkan kebahagiaan tetangga terlebih dahulu kemudian keluarga kita”. Bihar Al Anwar Jilid X h.25

Professional Value

Jumat, 01 Mei 2015

Binatang Lemah Yang Cerdik, Anda yang Merasa Lemah Semestinya Lebih Cerdik


Laba laba,nyamuk,lalat,lebah dsb   merupakan hikmah perempamaan dari Allah,Tanyakanlah kepada orang orang yang ingkar siapa yang mengilhami binatang binatang “karya’ yang bisa membuatnya hidup dan berkembang biak dengan menangkap mangsa secara menganggumkan ..?

Siapa yang memberinya kecerdikan ini sebagai ganti dari kekuatan dan kekuasaan yang tidak dipunyai,sehingga dengan kecerdikannya itu dia bisa bertahan hidup dan berkembang biak meski tanpa kekuatan dan kekuasaan ..?

Tiada yang melakukannya  selain Allah Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemberitahu (Ibnu ‘l Qoyim Al Jauziyyah,Miftahyu Daris Sa’adati Juz 2 .

Merasa Diremehkan adalah Bukti Kecemasan dan Solusinya.

“Saya sering tidak suka melihat orang lebih pandai dari saya apalagi jika menyampaikan gagasan yang  membuat orang banyak  berdecak kagum,sok tahu banget sih dia itu...!, Padahal dia itu bukan siapa siapa saya ini lulusan sekolah ternama punya jabatan tapi kenapa yah saya merasa mereka itu meremehkan saya...” Mungkin kalimat ini sering anda dengarkan dari atasan,rekan kerja tetangga atau bahkan terucap dari anda sendiri. Mengapa bisa begitu..?

 Kemarahan karena  merasa diremehkan adalah manifestasi dari perasaan cemas yang tak terselesaikan. Dimana mereka merasa ada “aib” atau kekurangan diri yang menyebabkan tak kuasa atau tidak berdaya  untuk menerima kondisi dan keadaan diri sendiri yang semestinya dimiliki orang nomal dan baik baik umumnya. Misalnya ,trauma pada kegagalan,perjuangan yang tak ada hasilnya,rasa putus asa, perasaan tidak berdaya, minder dsb.