Kamis, 31 Juli 2014

Stategi Dakwah Islam: Membangun Keunggulan Bersaing Umat Islam (‘Amar Ma’ruf-Nahi Mungkar ) di Era Globalisasi

Di era tanpa batas ini semua nilai –nilai kehidupan bisa bercampur aduk, antara yang baik dan yang buruk, yang benar dan yang salah yang buruk kelihatan seolah olah baik ,dan yang salah kelihatan benar akibat setiap  orang bingung mencari arti kebenaran itu sendiri. Oleh karena itu agar kita tidak terombang ambing oleh gelombang ketidak jelasan nilai nilai hidup yang berpengaruh dalam perilaku kehidupan sehari hari,berikut kiat suksesnya,Sebagaimana  di ungkapkan Al _faqih Abu Laits Samaraqandi dalam kitabnya Tanbihul Ghafilin,”ada 5 syarat  untuk ber ‘amar ma’ruf-nahimungkar “:

Sabtu, 03 Agustus 2013

Minder dan Solusinya ( Seni Memaafkan Diri Sendiri )

Anda merasa kecil dihadapan kerumunan orang banyak yang anda kenal  atau anda merasa tidak memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan.Jika ini terjadi  anda sedang mengalami penurunan harga diri atau minder.Sebaiknya anda mulai mengenali sumber penyebab rasa minder sekaligus menemukan solusinya.


Minggu, 28 Juli 2013

Kiat Bangkitkan Potensi Kepemimpinan



 Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun, QS Al Mulk -2
 
 Rencanakan Tindakan
“Buatlah apa yang ingin anda  capai pada hari esok menjadi lebih jelas dalam rencana tindakan,dengan demikian anda akan mudah dalam menjalankan tindakan seperti rencana.Luangkan beberapa menit untuk melihat kemungkinan sukses yang anda raih dengan kegembiraan agar anda gembira dalam memperjuangkan impian menuju kenyataan”.

Sabtu, 20 April 2013

Kiat Memperbaiki Harga Diri Menurut Islam


by :Hari Santoso, HRD Expert and Education Personality Development Consultant   Insight Management

Tidak jarang kita  marah ,benci dan tidak bisa memaafkan diri sendiri,bahkan untuk kesalahan yang sebenarnya tidak fatal atau lumrah dilakukan manusia pada umumnya saja , membuat anda frustrasi. Kita bisa sangat membenci diri sendiri atas tindakan dan pemikiran ,jika ini menimpa diri anda maka anda sedang  mengalami harga diri yang rendah.

 Padahal dengan harga diri yang rendah anda akan sulit beradaptasi dengan lingkungan sekitar ,apalagi berprestasi dalam karir dan kehidupan. Jika ini terjadi berikut kiatnya



Rabu, 10 Agustus 2011

Kepedulian Pemimpin , Sunah Rosulullah.(1) Prophet Leadership Essential Series .


“Ada seorang wanita yang kebiasaan setiap harinya menyapu masjid,dikabarkan meninggal dunia,sedangkan Rosul SAW sendiri tidak mengetahuinya.Ketika beliau diberitahu sahabat tentang hal itu ,maka beliau bersabda:kalian telah mengecewakan saya ,mengapa saya tidak diberi tahu ,hingga tidak sempat menshalatkannya ?. Tunjukkan segera makamnya !” Maka nabipun segera kemakamnya dan melakukan shalat jenazah disana. HR Bukhari- Muslim

Inti sari ; Hadist ini Rosulullah mengajarkan,Seorang pemimpin semestinya memiliki sense of intimacy dan sense of ownership yang sangat tinggi terhadap pengikut ,staf dan bawahan yang mereka kelola.Para pemimpin ini mengenali betul setiap staf nya serta memilki ketelitian terhadap kehadiran maupun motivasi nya mereka memiliki attention to detil yang tak ada bandingnya.

Bayangkan jika seorang staf tehnis /operasional ,didengar pendapatnya saat bertemu dengan top manajemen mereka akan merasa bangga dan menaruh rasa hormat . Dibandingkan apabila top manajemen sama sekali tak mengenali staf yang menjadi ujung tombak kemajuan perusahaannya…


Jika anda saat ini menjadi seorang pemimpin yang mengharapkan dukungan seluruh jajaran staff dan manajemen maka milikilah sense of intimacy ,sense of ownership karena hasil akhirnya adalah they work with passion.

Selasa, 02 Agustus 2011

Wanita Tua Yang Jenius Ditulis dalam Kitab Al Wa’ayul Islamii



“ ada seorang bangsawan yang kaya raya sedang membangun sebuah gedung besar dan mewah. Disebelahnya ada rumah tua milik seorang wanita tua.. Bangsawan itu ingin membeli rumah wanita tadi untuk perluasan bangunan gedungnya dan menawarnya dengan harga yang sangat tinggi.Namun wanita tadi menolak tawaran itu.

Banyak orang yang berkata kepadanya ,”Nanti pejabat pemerintah akan menyalahkanmu karena kebodohanmu.Karena kamu menyia –nyiakan harga tinggi yang ditawarkan kepadamu,padahal rumahmu tidak ada harganya sama sekali.”

“Mengapa si pejabat pemerintah tidak menyalahkan seorang yang ingin membeli rumahku dengan harga tinggi ,padahal ia tahu kalau rumahku tidak mempunyai nilai sedikitpun “. Jawab siwanita tua.


“Wanita itu tetep menolak tawaran bangsawan yang kaya raya itu dan juga pendapat masyarakat dengan argument yang sangat luar biasa.

Jumat, 03 Juni 2011

,Maaf Saya Tidak Tahu…”,Dibutuhkan Keberanian ! Belajar dari Imam Maliki



“,Maaf Saya Tidak Tahu…”,Dibutuhkan Keberanian ! Belajar dari Imam Maliki


Keberanian mengakui keterbatasan diri adalah hal yang sulit dilakukan.Apalagi jika seseorang berupaya mempertahankan citra dirinya. Padahal dengan sok tahu bukan saja membuat orang tersesat ,tapi juga akan menurunkan tingkat kepercayaan orang.
Dan pada pertemuan berikutnya orang sudah tidak akan respek lagi.

Karena itu keberanian mengakui keterbatasan diri merupakan perilaku yang harus dikuasai oleh siapapun.Mengingat manusia memang memiliki keterbatasan dan bukan Maha Tahu..Simaklah kisah Imam Maliki yang berani mengakui ketidak tahuannya:

Sesudah “bersekolah” dan berguru kepada 900 syeh yang sangat alim,Imam Maliki menyatakan :


“Seringkali aku tidak tidur semalam suntuk untuk memikirkan jawaban atas suatu persoalan yang diajukan kepadaku”.

Suatu ketika salah seorang muridnya datang dari daerah yang sangat jauh ingin bertanya tentang persoalan yang sangat penting bagi masyarakat setempat.Ketika masalah itu diajukan kepada Imam Malik ,dengan sejujurnya beliau mengatakan “Aku Tidak Tahu “.

Bernada kecewa muridnya itu berkata ,”Apakah kepada mereka saya harus mengatakan bahwa Imam Malik tidak tahu ?”.

“Ya “ Jawab Imam Malik .Katakanlah kepada kaummu bahwa aku tidak tahu”.



Belajar Dari Imam Malik ,bahwa pengakuan atas ketidak tahuan tidak akan membuat citra diri seseorang menjadi jatuh . melainkan sebaliknya akan mendapat kemuliaan dan rasa hormat dari orang lain.

Hikmah yang bisa kita ambil :

1. Sadari orang tidak mungkin ahli dalam semua bidang dengan serba tahu segala persoalan.Jadi pengakuan atas ketidak tahuan akan membuat orang faham kompetensi keahlian yang anda miliki.




2. Keberanian mengatakan ,” Maaf saya tidak tahu…..” Akan membuat orang menyadari spesialisasi keilmuan anda sekaligus positioning diri. Anda ahlinya dibidang ini (specific).

3. Tidak cukup hanya berhenti pada berkata ,maaf saya tidak tahu”. Dibalik ketidak tahuan anda ,anda dituntut untuk belajar lebih dalam dan lebih luas…!


4. Dibalik pengakuan ketidak tahuan anda,terdapat makna kehati -hatian dalam menjawab persoalan .

5. Dengan tidak menjadi serba tahu atau sok tahu anda tetap akan dipercaya dikemudian hari karena ke hati hatian yang anda lakukan. Dan kepuasaan penanya karena akibat kecerobohan jawaban anda yang sok tahu.


6. Yang paling penting adalah harga diri anda tidak akan jatuh hanya karena mengatakan ,maaf saya tidak tahu” Namun justru sebaliknya.. !


Sudahkah anda berani untuk berkata ,”maaf saya tidak tahu..”. ?